Recommended

#1Pic1Day: Pencari Kerja | Job Seekers (Rawalpindi, Pakistan, 2006)

1pic1day-131111-pakistan

Job Seekers (Rawalpindi, Pakistan, 2006)

Since early morning, daily job seekers wait for opportunity of the day on the busy main streets of Rawalpindi, Pakistan.

Pencari Kerja (Rawalpindi, Pakistan, 2006)

Sejak pagi buta, para pencari kerja harian telah duduk di jalanan utama yang sibuk kota Rawalpindi, Pakistan, menantikan kesempatan dan peruntungan mereka di hari itu.

 

About Agustinus Wibowo

Agustinus is an Indonesian travel writer and travel photographer. Agustinus started a “Grand Overland Journey” in 2005 from Beijing and dreamed to reach South Africa totally by land with an optimistic budget of US$2000. His journey has taken him across Himalaya, South Asia, Afghanistan, Iran, and ex-Soviet Central Asian republics. He was stranded and stayed three years in Afghanistan until 2009. He is now a full-time writer and based in Jakarta, Indonesia. agustinus@agustinuswibowo.com Contact: Website | More Posts

8 Comments on #1Pic1Day: Pencari Kerja | Job Seekers (Rawalpindi, Pakistan, 2006)

  1. Foto2 mas Agustinus Wibowo keren2 deh. Your picture always tell the story like usual . Love it !

  2. Mirip para pengeruk pasir di magelang yg mulai muncul pasca erupsi…..

  3. kasihan ya mereka…, dan aku masih sering lupa bersyukur…

  4. Seperti yang sering di jumpai di pinggir jalan di daerah jakarta utara.

  5. Begitu banyak foto-foto mu tanpa diri mu sendiri.. Gimana caranya menghilangkan rasa narsis?? Dan mulai berbagi cerita melalui foto?..

  6. Dibelahan bumi manapun masih ada yang berusaha mencari hidup untuk hidup

  7. Jeng BubuMimi RistuNurhayati menghilangkan narsis? ya mungkin kembali ke tujuan fotografi, krn buat sy fotografi adalah untuk berbagi cerita, jd fotografernya tdk perlu selalu masuk :)

  8. mas, mau nanya, seberapa aman sebenarnya keberadaan kita di sana? kita kan orang asing buat mereka. bisa di bilang mereka negara yang tertutup untuk orang asing.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*